Kejuaraan
Daerah (Kejurda) X Pencak Silat NU Pagar Nusa Jawa Tengah resmi digelar pada tanggal 26–28 Juni 2026 di GOR SMK Mulia
Bakti Purwokerto. Ajang bergengsi ini menjadi panggung unjuk gigi bagi ratusan
pendekar muda dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Di
antara ketatnya persaingan, Silat MaRuyung tampil solid membawa nama Kolat
SMP Al Hamra dan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Masda Rancamaya. Pada
tanggal 26–28 Juni 2026, empat santri terbaik dikirim untuk terjun
langsung ke gelanggang demi membela lambang Pagar Nusa Kabupaten Banyumas.
Suasana penuh semangat menyelimuti GOR SMK Mulia Bakti Purwokerto selama gelaran Kejurda X Pagar Nusa Jawa Tengah. Kompetisi akbar yang berlangsung pada akhir Juni 2026 ini mempertemukan ratusan pesilat tangguh dari seluruh penjuru provinsi. Gelaran ini bukan sekadar mengejar prestasi murni, melainkan juga wadah silaturahmi sekaligus penguatan karakter pesilat Nahdlatul Ulama.
Panggung
Bergengsi di SMK Mulia Bakti
SMK
Mulia Bakti Purwokerto sukses menjadi tuan rumah yang memfasilitasi 888 atlet
laga dan seni dari berbagai daerah. Sebagai sekolah yang dikenal mendukung
pembinaan olahraga, fasilitas GOR yang memadai membuat atmosfer pertandingan
berjalan sangat kompetitif. Penonton dan suporter hadir memenuhi tribun untuk
memberikan dukungan penuh kepada para pendekar yang bertanding.
Akar
Tradisi Silat MaRuyung
Kiprah
gemilang para pesilat ini tidak lepas dari kuatnya akar tradisi Silat
MaRuyung. Padepokan ini berpusat di Watumas di bawah asuhan langsung
Kyai Nur Akhyadi. Kekuatan teknik dan spiritual para pendekar MaRuyung
juga digembleng oleh Majelis Pendekar yaitu Muh Cipto Waluyo - Jingkang.
Kombinasi bimbingan ulama dan pendekar senior ini melahirkan generasi pesilat
yang tangguh dan berakhlakul karimah.
Kiprah
Kolat SMP Al Hamra & Ponpes Al Masda Rancamaya
Fokus
perhatian di gelanggang tertuju pada kontingen Silat MaRuyung cabang Kolat
SMP Al Hamra dan Ponpes Al Masda Rancamaya. Di bawah asuhan pelatih Ahmad
Ifsohan, kolat ini mengirimkan 4 santri pilihan sebagai atlet resmi yang
mewakili kontingen Pagar Nusa Kabupaten Banyumas.
Selama dua hari krusial, yaitu 27 dan 28 Juni 2026, keempat pesilat tersebut berjuang habis-habisan:
Azka Musyafa Pratama
· Wafda Syafi' Assauqi
· Akhmad 'Afif Mua'azam
· Muhamad Harish Masna
Berbekal
kedisiplinan khas pesantren dan gemblengan fisik dari pelatih Ahmad Ifsohan,
keempatnya sukses menunjukkan teknik kuncian, tendangan, dan ketahanan fisik
yang luar biasa di kelas masing-masing.
Hasil
Bagus dan Kejayaan Pagar Nusa Banyumas
Persaingan
di level Kejurda X ini berjalan sangat ketat. Di tingkat individu, hasil yang
diraih oleh Ade, Haris, Irma, dan Ais memang belum sepenuhnya maksimal untuk
membawa pulang medali emas. Namun, pencapaian mereka sudah sangat membanggakan
dengan berhasil mengamankan posisi Juara 2 (Medali Perak) dan Juara 3
(Medali Perunggu) di kelasnya masing-masing.
Meski
demikian, kontribusi poin dari keempat atlet MaRuyung ini sangat krusial bagi daerah.
Secara keseluruhan, Pagar Nusa Kabupaten Banyumas keluar sebagai
pemenang utama di rumah sendiri dengan meraih predikat Juara Umum. Prestasi ini
membuktikan bahwa pendidikan formal di SMP Al Hamra dan pendidikan agama di
Ponpes Al Masda Rancamaya dapat berjalan beriringan dengan prestasi olahraga
tingkat tinggi.





Belum ada tanggapan untuk "Pendekar Silat MaRuyung PP Al MAsda - Rancamaya Unjuk Gigi di Kejurda X Pagar Nusa Jateng 2026"
Posting Komentar